Peristiwa
Jumat, 17 Februari 2017 - 08:05:11 | tabah-riyadi / Sorot Magelang

Berpulang Untuk Selamanya, Hakim Kasus Ahok Dikebumikan di Magelang
Berpulang Untuk Selamanya, Hakim Kasus Ahok Dikebumikan di Magelang
Karangan bunga dari kolega di rumah kediaman Joseph V Rahantoknam.

Magelang Selatan,(sorotmagelang.com)--Setelah di rawat selama 2 minggu terakhir, salah satu anggota majelis hakim yang menangani sidang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jakarta harus menghembuskan nafas terahirnya di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Rabu (15/02/2017). Hakim Joseph V Rahantoknam rencananya akan dikebumikan di makam keluarga yang terletak di Kelurahan Potrobangsan, Magelang Utara, Kota Magelang.

Almarhum mangkat pada pukul 20.00 WIB akibat penyakit komplikasi yang tidak pernah di rasakan selama ini. Sebelum dimakamkan terlebih dahulu disemayamkan di rumah duka di Perum Depkes Blok C 4 Nomer 17 Kelurahan Keramat Utara, Kecamatan Magelang Utara.

Joseph yang rencananya akan disandingkan dengan makam istrinya yang telah meninggal 2 tahun lalu. Josep juga meninggalkan satu orang anak prempuan yang bernama Fitri Astuti (20).

Fitri menuturkan bahwa ayahnya sudah lama merasakan rasa sakit namun selalu ditahan dan tidak diperiksakan ke dokter.

"Beliau sudah lama merasakan sakit, dan dua minggu yang lalu akhirnya ngedrop dan dibawa ke rumah sakit," ucapnya, Kamis (15/02/2017).

Dijelaskan olehnya bahwa pada Desember lalu Josep pernah merasa sakit dan berkeringat. Namun hanya dengan beristirahat Josep merasa sudah cukup sembuh kembali.

"Bapak mengalami sakit komplikasi, jantung dan liver," ungkapnya.

Pria yang merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga tersebut terakhir kali menangani kasus persidangan Ahok sebagai anggota.

"Saat menangani kasus Ahok bapak memang pernah bercerita kepada saya," tuturnya.

Kendati demikian mahasiswi juga merasa khawatir kepada sang ayah yang menjadi salah satu tim hakim persidangan Ahok. "Di awal-awal bapak memang ngabari kalau menjadi tim yang menyidangkan kasus Ahok. Rasa takut dan was-was tentunya pasti ada," jelasnya.

Berita Terkait :