Hukum & Kriminal
Rabu, 11 Januari 2017 - 20:44:35 | abdul-ghofar / Sorot Magelang

Curiga Istri Serong, Cemburu Buta Berujung Polisi
Curiga Istri Serong, Cemburu Buta Berujung PolisiIklan Samping BeritaPelaku saat diamankan polisi

Muntilan,(sorotmagelang.com)--Didugakarena merasa cemburu berlebihan kepada istri, seorang warga Manayu, Muntilan NF (40) nekat menganiaya orang hingga berujung hukum. NF (40) yang merupakan Suami EN (30) cemburu karena MZ (33) sering mengirim SMS dengan EN. Akibatnya, NF nekat menganiaya MZ dengan cara memukuli hingga terluka.

Kronologi penganiayaan terjadi pada hari Selasa (10/01) kemarin ketika pelaku (NF) dengan menggunakan nomor telepon istrinya mengajak korban (MZ) untuk bertemu. Hal itu dilakukan lantaran pelaku curiga dengan istrinya yang sering berhubungan dengan MZ. Niatnya NF waktu itu bertujuan untuk mengetahui orang yang sering mengirim SMS kepada istrinya.

"Kemudian tanpa basa-basi terjadilah penganiayaan setelah keduanya bertemu di Jambean, Menayu," kata Kapolsek Muntilan, AKP Mudiyanto, Rabu (11/01/2017).

Saat terjadi penganiayaan kebetulan juga dilihat oleh Hani, seorang warga setempat. Tak begitu lama kemudian keduanya diajak menyelesaikan masalah secara baik-baik di rumah Kepala Desa Menayu. Namun sayangnya Pak kades jusru sedang tidak berada di rumah.

Karena perkara belum beres, NF yang masih menyimpan dendam pun lagi-lagi tersulut emosinya dan menganiaya NF yang kedua kali. Tak terima dengan perlakuan NF, akhirnya kasus tersebut dilaporkan polisi.

“Korban mengalami luka luka pada pelipis robek dan pipi memar, lalu dibawa ke RSUD Muntilan,” kata Kapolsek.

AKP Mudiyanto menyatakan bahwa kasus itu akan tetap diproses sesuai hukum. Selain bertujuan memberi efek jera kepada pelaku, penegakan hukum itu sekaligus menyadarkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Dalam kasus tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP Tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan.

 

Berita Terkait :


HOT NEWS