Hukum & Kriminal
Kamis, 05 Januari 2017 - 17:47:01 | tabah-riyadi / Sorot Magelang

Tak Kapok Dipenjara, Seorang Pemuda Jadi Perampok Lagi
Tak Kapok Dipenjara, Seorang Pemuda Jadi Perampok Lagi
Ilustrasi by net.

Magelang Tengah,(sorotmagelang.com)--Rampas handphone saat transaksi jual-beli di pinggir jalan, dua orang pemuda dibekuk anggota Polresta Magelang akhir Desember 2016.

Kronologis kejadian berawal saat korban yang bernama Riski (17) melakukan jual-beli dengan Joko di Jalan Cempaka, tepatnya di depan SMAN 1 Magelang 13 Desember 2016. Riski yang membeli Hp setelah melakukan transaksi tiba-tiba dihampiri dua orang pemuda mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja AA 4976 EE. Kemudian salah satu dari mereka menodongkan sebilah parang di leher korban dan merampas Hp korban serta selanjutnya melarikan diri.

Kapolresta Magelang, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubag Humas AKP Esti Wardiani mengungkapkan bahwa setelah mendapatkan laporan dan dilakukan penyelidikan maka ditangkaplah dua pelaku perampokan tersebut.

“Pelaku ditangkap di rumah masing-masing. HH (26) ditangkap di rumahnya yang beralamat di Dusun Geger, Desa Girirejo. Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang pada 26 Desember 2016. Sedangkan pelaku kedua NT alias Ov (24) ditangkap di rumahnya di Kampung Ngentak, Kelurahan Magelang Tengah, Kota Magelang pada 27 Desember 2016,” ucap Esti, Kamis (05/01/2016).

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Esti, barang hasil perampokan tersebut dijual ke salah satu toko handphone di Kota Magelang dengan harga Rp 500 ribu dan digunakan untuk bersenang-senang.

“Untuk Ov sendiri sebetulnya pernah dihukum 9 bulan penjara karena hal yang sama juga yaitu curas pada tahun 2015 lalu. Sedangkan hasil dari curas ini mereka gunakan untuk minium-minuman keras,” tutur Esti.

Dikatakan lebih lanjut akibat perampokan tersebut korban juga mengalami luka goresan di tangan bagian kanan karena berusaha merampas parang yang di todongkan pelaku kepadanya. “Dari hasil penangkapan kami berhasil mengamankan 1 kotak Dosbox Handphone Lenovo, 1 handphone merek Lenovo serta 1 sepeda motor Kawasaki Ninja AA 4974 EE,” ungkapnya.

“Para tersangka akan di jerat Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan serta di ancaman hukuman 9 tahun kurungan penjara,” tandasnya.

Berita Terkait :